Perkembangan Obat Herbal Di Indonesia

Konsep kembali ke alam atau back to nature yang didengungkan Organisasi Kesehatan Dunia karena adanya dampak negatif dari penggunaan obat sintetis dalam jangka panjang, membuat masyarakat dunia, tak terkecuali di Indonesia mulai beralih ke obat herbal dan teknik pengobatan alternatif atau alami untuk mengatasi masalah pada kesehatan.

Hal tersebut menyebabkan industri jamu, obat alami kian marak dan makin berkembang pesat ditanah air, bahkan beberapa produsen obat kimia kini banyak yang sudah memproduksi obat-obatan herbal.Namun apa kata pakar kesehatan medis, dalam hal ini dokter, tentang penyembuhan penyakit secara herbal yang kian berkembang?

obat herbal

Pendapat Ahli / Dokter

Dokter Andhika Rachman, SpPd, spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) memberikan pendapatnya mengenai hal tersebut. Ia pun sering melayani pasien berpenyakit berat, semisal kanker, yang berkonsultasi dengannya, namun menjalani juga berbagai pengobatan alternatif.

“Saya akui memang banyaknya info kandungan senyawa rahasia yang bisa menyembuhkan kanker, mulai dari buah hingga sayuran. Sebagian besar benar adanya. Namun semua itu harus diteliti lebih jauh lagi karena efek pada satu orang belum tentu sama dengan orang lain. Dan hingga saat ini belum ada standar dosisnya agar kandungan tersebut efektif,” tuturnya.

Saat ini beberapa obat herbal sedang naik daun. Seperti habbatussauda, teripang, kulit manggis sampai daun sirsak. Semuanya dipercaya mempunyai khasiat yang sangat ampuh untuk mengatasi gangguan kesehatan dari yang ringan hingga yang berat sekalipun seperti kanker.

Berkembangnya produk obat – obatan yang alami ini tentu, dikarenakan kejenuhan serta daya beli masyarakat terhadap obat sintetis atau pengobatan modern yang relatif mahal biayanya.