Penelitian Habbatussauda

Penelitian Habbatussauda secara ilmiah sejak tahun 1959 sudah banyak dilakukan oleh banyak perguruan tinggi diberbagai negara dan sejumlah artikel yang dikeluarkan oleh berbagai jurnal kesehatan telah menunjukan penemuan yang membuktikan kebenaran manfaat Habbatussauda yang telah digunakan ribuan tahun yang lalu.

Berikut beberapa hasil penelitian dan artikel pengobatan tentang Habbatussauda :

  1. Habbatussauda dapat menambah tenaga dan semangat serta membantu pemulihan dari kelelahan. (Buku Ibnu Sina “Canon  of Medicines”)
  2. Mengatasi permasalahan pada perut, kulit, cacingan, ASI Booster, dan sebagainya. (Buku Ibnu Qayyim “Medicine of the Prophet”)
  3. Ekstrak Habbatussauda menunjukan kesan positif terhadap sistem immunitas dan dapat digunkan sebagai “Bio-Regulator”. (Prof. G. Rietmuller, Director of Institute of Immunology, University of Munich, Germany)
  4. Penelitian oleh Dr. Ahmad El-Qadi (Islamabad, Pakistan) dan Dr. Usama Qandil (Florida, USA) mendapati 1 gram Habbatussauda  sebanyak 2 kali sehari mampu meningkatkan fungsi immunitas tubuh untuk merawat kanker, AIDS dan penyakit-penyakit lain yang berkenaan dengan berkurangnya kekebalan tubuh.
  5. Peneliti Amerika menulis laporan pertama di dunia mengenai efek ‘anti-tumor’ yang ditunjukan oleh Habbatussauda . (“Study of the Effects of Nigella Sativa on humans”)

Dalam Farmasi

1. Biji Habbatussauda (Nigella Sativa) menunjukkan aksi galactogogue pada tikus percobaan, artinya bahwa terdapat peningkatan volum kotoran tikus yang diberi makan biji-bijian tersebut. Uji histology menunjukkan lebih banyak proliferasi dari aktivitas acnidan secretari pada jaringan payudara pada induk tikus yang memakan biji N. Sativa (Agarwala et al, 1987).

2. Peningkatan volume susu yang diobservasi pada kambing setelah mengkonsumsi Habbatussauda sebanyak 100 mg/kb berat selama 10 hari (Vihan and Panwar, 1987).

3. Persiapan pengobatan herbal dengan salah satu unsurnya Habbatussauda menunjukkan efek hypoglycemic yang jelas pada percobaan hewan Eskander et. al (1995) Pada studi lebih lanjut campuran serbuk biji-bijian yang mengandung Habbatussauda yang dipakai untuk teh herbal menunjukkan efek nyata hypoglycemic pada alloxan termasuk tikus yang menderita diabet. (E1.Sabrawy et. at: 1996).

4. Aplikasi pada lotion yang mengandung Habbatussauda menunjukkan kemampuan penyembuhan luka setelah diuji coba pada luka di kambing, domba, dan anak sapi. (Ahmed et. al. 1995).

5. Kandungan aktif biji Habbatussauda mengandung asam lemak yang setelah dikaji dapat berfungsi sebagai anti tumor melawan sel-sel Ehrlich ascities carcinoma (ECA), Dalton lymphomia ascities (DLA and Sarcoma 180 (5 180). Cytotoxicity 50% telah diteliti pada dosis pemakaian 1.5 mg, 3 mg and 1.5 mg, dengan hasil sedikit aktivitas melawan lymphocytes (Salomi et. al. 1992).

6. Ekstrak Alkohol pada Habbatussauda dapat menghambat pertumbuhan E. coli, S. Aureus sedangkan ekstrak air menjadi tidak aktif (Kurup, 1956) . Ekstrak petroleum yang ditemukan aktif untuk melawan M. pyogenes, B, subtilis, D. pneumoniae dan S. pyrogens (bhatnagar, et. al. 1961).

Masih banyak hasil-hasil penelitian dari para ahli yang lain mengenai habbatussauda.

Sumber: Sembuh dan Sehat Dengan Habbatussauda. Solo: AqwaMedika

Penelitian Habbatussauda