Habbatussauda Obat Diabetes

Habbatussauda atau jinten hitam diperoleh dari biji tanaman Nigella sativa. Biji-bijian ini mengandung minyak, alkaloid dan minyak atsiri seperti thymoquinone dan thymohydroquinone. Minyak atsiri pada biji habbatussauda inilah yang berperan untuk obat diabetes.

Biasanya, habbatussauda yang dijual di apotik sudah dikemas sebagai suplemen yang tersedia dalam bentuk kapsul, bubuk dan minyak. Untuk mendapatkan minyak atsiri, biji habbatussauda harus diekstrak lebih dulu.

Habbatussauda mencegah komplikasi diabetes

Kandungan thymoquinone pada ekstrak jinten hitam dinyatakan mampu menekan stres oksidatif dan proliferasi ginjal yang disebabkan oleh minyak terhidrogenasi yang teroksidasi dari makanan yang kita makan. Makanan yang mengandung minyak terhidrogenasi juga bisa menjadi sebab stres oksidatif di hati.

Stres oksidatif memainkan peran yang penting dalam pengembangan komplikasi diabetes tipe 2, baik mikrovaskuler maupun kardiovaskular. Stres oksidatif juga memperburuk penyakit ginjal sebagai salah satu komplikasi utama dari penyakit diabetes melitus. Habbatussauda dinilai mampu untuk mencegah kondisi ini.

Habbatussauda atau Jinten Hitam ternyata efektif sebagai obat diabetes atau menurunkan kadar gula darah tinggi hingga ke kadar normal dengan resep tradisional yang sudah teruji.

Resepnya yaitu gunakan 250 gr serbuk Habbatussauda (Habbat Saffana) kemudian tambahkan 50 gr myrrh, 150 gr biji tanaman rasyad (jenis tanaman berdaun pedas yang biasa digunakan sebagai lalap), 150 gr kulit jeruk, 150 gr akar kubis semua ditumbuk halus setelah dikeringkan terlebih dahulu, tambahkan 50 gr asafetida.

Cara pakai semua bahan dicampur dan baiknya diminum dengan dicampur madu sebelum makan. Dengan takaran 1 sendok makan setiap harinya. resep ini terbukti sebagai obat diabetes dan menurunkan kadar gula darah, disamping harus tetap menjaga makanan cobalah untuk terus bergerak atau beraktivitas.

Efek samping habbatus sauda bagi penderita diabetes

Walaupun disarankan untuk menggunakan hababtussauda dalam pengobatan dan mencegah komplikasi, penderita diabetes tetap harus waspada terhadap adanya potensi efek samping, meski belum ada penelitian ekstensif tentang efek samping dari penggunaannya untuk obat diabetes.

Tetapi dalam ada beberapa kasus alergi seperti ruam dan dermatitis pada kulit pada pasien setelah penggunaan minyak jinten hitam yang dioleskan sebagai salep.

Peringatan tentang efek samping habbatussauda

– Jangan menggunakan habbatus sauda jika Anda sedang hamil, sebab dapat memperlambat atau menghentikan kontraksi uterus.

– Jika Anda memiliki masalah tekanan darah rendah Anda harus menghindari hababtus sauda karena dapat menurunkan tekanan darah

– Jangan mencampur habbatus sauda dengan obat khusus pengencer darah. Jika Anda memiliki gangguan perdarahan, alangkah baiknya hindari mengkonsumsi habbatus sauda sebab akan membuat gangguan perdarahan menjadi lebih buruk

– Penderita diabetes perlu ekstra hati-hati saat akan mengkonsumsi habbatus sauda karena karena akan menurunkan glukosa darah. Jadi, jangan mencapur habbatussauda dengan obat penurun gula darah seperti seperti metformin, atau insulin. Ini mungkin akan membuat hipoglikemik ke tingkat berbahaya

– Jika Anda akan menjalani operasi bedah, hentikan mengambil habbatussauda setidaknya dua minggu sebelum operasi. Sebab, ini dapat meningkatkan kemungkinan perdarahan, dapat meningkatkan rasa kantuk, dan mungkin mengganggu kontrol gula darah pada anestesi selama dan setelah operasi.

Anda dapat menggunakan Habbasyifa produksi dari CV.Syifa Herbal Alami. Habbatussauda Obat Diabetes

Sumber: Sembuh dan Sehat Dengan Habbatus Sauda. Solo: AqwaMedika