Bahan Herbal Ini Berkhasiat Memperbanyak ASI

Bahan Herbal Ini Berkhasiat Memperbanyak ASI

Madu dan Buah Zuriat Dua Kombinasi Yang Berkhasiat Memperbanyak ASI

Syifa Herbal Alami – Sebagai ibu menyusui, ibu menyusui mungkin merasa ragu saat akan mengkonsumsi makanan tertentu karena khawatir berpengaruh terhadap kondisi kesehatan Si Kecil. Salah satunya, madu dan buah zuriat. Sebenarnya adakah manfaat madu dan buah zuriat bagi ibu menyusui? Adakah pengaruhnya pada ASI yang diminum bayi?
Sebab para peneliti mengatakan bayi yang berusia dibawah satu tahun memang belum boleh mengkonsumsi madu dan buah zuriat karena berisiko menyebabkan botulisme. Kondisi ini merupakan kondisi serius yang mengancam jiwa dimana disebabkan oleh bakteri Clostridium botulinum. Mungkin kalian sudah sering mendengar mendengar madu, tapi apakah kalian sudah tau apa itu buah zuriat?

Apa itu buah zuriat ?

Mungkin banyak dari anda yang belum mengetahui apa itu buah zuriat, Buah zuriat merupakan buah asli dari Mesir yang menjadi salah satu jenis buah populer dikalangan jemaah haji selain kurma. Ternyata buah ini juga ada banyak sekali manfaat untuk kesehatan anda.

Manfaat madu untuk ibu menyusui

1. Menambah stamina

Memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi pada madu juga mampu menambah stamina ibu secara signifikan. Apalagi bagi ibu yang menyusui, yang membutuhkan stamina berkali-kali lipaat untuk menyusui dan merawat bayinya. Untuk seorang wanita karier, penggunaan madu juga akan sangat bermanfaat.

2. Membantu pencernaan ibu dan bayi

Madu memiliki kandungan fruktosa yang lebih tinggi dari pada glukosa, yang menyebabkannya relatif mudah dicerna tubuh. Tak hanya itu, madu juga mengandung serat yang cukup. Serat adalah zat yang paling mudah dicerna oleh tubuh. Dengan sering memakan makanan tinggi serat, pencernaan tidak akan bekerja terlalu susah untuk mencerna makanan. Apabila pencernaan berlangsung dengan baik, itu juga akan membentuk postur tubuh yang baik pula bagi seorang ibu.

3. Memperkuat daya tahan tubuh ibu dan bayi

Madu ternyata mengandung banyak senyawa antioksidan dan antibiotik (antibakteria). Kandungan tersebut berperan dalam memperkuat daya tahan tubuh baik ibu sebagai konsumsi utama, maupun bayi sebagai konsumsi kedua. Namun, antibiotik tidak baik bila dikonsumsi saat hamil.
memulihkan rahim
Setelah melalui serangkaian proses kehamilan dan persalinan, kondisi rahim seorang perempuan membutuhkan waktu untuk bisa kembali ke kondisi semula. Meski dalam tubuh setiap ibu yang menyusui juga telah diproduksi hormone oksitosin (berperan dalam kontraksi) untuk mengembalikan bentuk rahim, tapi tak ada salahnya pula bila Anda menggunakan madu untuk mempercepat proses tersebut.
Menurut sebuah penelitian di Jepang, kandungan vitamin dan antibiotik dalam madu mampu mempercepat proses pembersihan dan pemulihan rahim. Di Indonesia sendiri, sudah banyak ibu melahirkan yang menggunakan ramuan ini.

4. Memperlancar produksi ASI

Seorang ibu membutuhkan setidaknya kalori sebanyak 500 kkal untuk memproduksi sekitar 500 ml sampai 800 ml setiap hari. Sementara itu, madu mengandung 304 kalori setiap 100 gram. Hal ini tentu sangat membantu kebutuhan asupan kalori ibu menyusui dan juga berakibat lancarnya produksi ASI.